:Rimba Raya:

Wednesday || PERMEABILITAS PROFIL TANAH

Semua jenis tanah bersifat lolos air (permeable) dimana air bebas mengalir melalui ruang-ruang kosong (pori-pori) yang ada di antara butiran-butiran tanah. Tekanan pori diukur relatif terhadap tekanan atmosfer dan permukaan lapisan tanah yang tekanannya sama dengan tekanan atmosfer dinamakan muka air tanah atau permukaan freasik, di bawah muka air tanah. Tanah diasumsikan jenuh walaupun sebenarnya tidak demikian karena ada rongga-rongga udara.

Profil tanah itu merupakan suatu irisan melintang pada tubuh tanah dibuat dengan cara menggali lubang dengan ukuran (panjang dan lebar) tertentu dan kedalaman yang tertentu pula sesuai dengan keadaan tanah dan keperluan penelitiannya. Dalam hal ini misalnya untuk keperluan genesa tanah pada oksisol yang solumnya tebal, pembuatan profil tanah dapat mencapai kedalaman sekitar 3 - 3,5 meter.
Permeabilitas tanah menunjukkan kemampuan tanah dalam meloloskan air. Struktur dan tekstur serta unsur organik lainnya ikut ambil bagian dalam menaikkan laju permeabilitas tanah. Tanah dengan permeabilitas tinggi menaikkan laju infiltrasi dan dengan demikian, menurunkan laju air larian.
Tinggi muka air tanah berubah-ubah sesuai dengan keadaan iklim tetapi dapat juga berubah karena pengaruh dari adanya kegiatan konstruksi. Di tempat itu dapat juga terjadi muka air tanah dangkal, di atas muka air tanah biasa, sedangkan kondisi dapat terjadi bila tanah dengan permeabilitas tinggi di permukaan atasnya dibatasi oleh lapisan muka air tanah setempat, tetapi berdasarkan tinggi muka air tanah pada suatu tempat lain yang lapisan atasnya tidak dibatasi oleh lapisan rapat air.
Koefisien permeabilitas terutama tergantung pada ukuran rata-rata pori yang dipengaruhi oleh distribusi ukuran partikel, bentuk partikel dan struktur tanah. Secara garis besar, makin kecil ukuran partikel, makin kecil pula ukuran pori dan makin rendah koefisien permeabilitasnya. Berarti suatu lapisan tanah berbutir kasar yang mengandung butiran-butiran halus memiliki harga k yang lebih rendah dan pada tanah ini koefisien permeabilitas merupakan fungsi angka pori. Kalau tanahnya berlapis-lapis permeabilitas untuk aliran sejajar lebih besar dari pada permeabilitas untuk aliran tegak lurus. Lapisan permeabilitas lempung yang bercelah lebih besar dari pada lempung yang tidak bercelah (unfissured).
Permeabilitas ini merupakan suatu ukuran kemudahan aliran melalui suatu media poreus. Secara kuantitatif permeabilitas diberi batasan dengan koefisien permeabilitas. Banyak peneliti telah mengkaji problema permeabilitas dan mengembangkan beberapa rumus. (Rumus Fair dan Hatch 1933) dapat dipandang sebagai sumbangan yang khas.
Permeabilitas intrinsik suatu akifer bergantung pada porositas efektif batuan dan bahan tak terkonsolidasi, dan ruang bebas yang diciptakan oleh patahan dan larutan. Porositas efektif ditentukan oleh distribusi ukuran butiran, bentuk dan kekasaran masing-masing partikel dan susunan gabungannya, tetapi karena sifat-sifat ini jarang seragam, konduktivitas hidrolik suatu akifer yang berkembang dibatasi oleh permeabilitas lapisan-lapisan atau masing-maisng zone, dan mungkin bervariasi cukup besar tergantung pada arah gerakan air.


PERWIRA RIMBA |7:16 PM
========================================================

Monday || RENUNGAN KECIL UNTUKMU...

Kemarin, anakku bertanya, Bu, "apakah hutan itu?"
Aku menerawang jauh menjelajah saat saat ku dulu, lalu aku mulai bicara kepada anakku, "Hutan adalah tempat sungai mengalir bening, tempat hewan-hewan berdiri, dan berlari"
"Tempat kumpulan tanaman dan makanan"
"Tempat dimana keteduhan dapat dicari"
"Tempat dimana dunia berkata, tolong... bersihkan aku dari polusi"
"Dimana kamu dapat bersandar dari kebisingan kota"
"Hutan adalah tempat dimana kamu dapat melihat Bapak..."

"Bapak... ?" ujar anakku.
"Seperti kita...?" tanyanya lagi.
Aku mengangguk dan berlalu ke sudut rumah baruku yang terbuat dari besi kokoh berwarna hijau...

"Bu... Tunggu dulu, aku belum puas dengan jawaban tadi", anakku melangkah tergopoh mendatangiku.
"Lalu kapan kita bisa ke hutan bu? melihat Bapak... wajah anakku tertatap polos di depanku.
Aku tersenyum kecil, "Anakku..., hutan itu hanya khayalan Ibu saja", aku mencoba berurai bijak.
"Sungai bening itu kini mengering, pohon-pohon saat ini berteriak minta tolong saat tercabut dari akar dan terpotong rapi, dan sekarang semua tidak ada lagi", aku menghela napas sesaat, "dan anakku... Hutan adalah khayalan Ibu saja...", sambungku lagi.
"Oh..., jadi hutan hanya sebuah dongeng negeri antah berantah ya bu?", ujar anakku polos.
Aku mengangguk, lalu beringsut pindah ke sudut rumah besi hijauku yang kokoh.

"Lalu Bapak bukan khayalan kan bu...?", tanya anakku yang kembali mengejar sambil bergelayut manja dipunggungku.
Aku menggeleng pelan, sambil melihat sesaat pada kulit suamiku yang terjemur rapi di atas kawat sang kolektor yang "baik hati" pada kami dan pada si Pongo kecil, yang kini lelap dipelukku.

"Mimpi indah nak... semoga dalam mimpi mu hutan indah itu muncul", bisikku membelainya.


PERWIRA RIMBA |6:25 PM
========================================================

Saturday || KEKAYAAN PULAU SUMATERA

Pulau Sumatra di Indonesia mempunyai kekayaan sumber daya alam dan keanekaragaman hayati yang luar biasa. Pulau ini merupakan bagian dari pusat keanekaragaman hayati Sundaland “Sundaland Hotspot” di Asia Tenggara, salah satu dari 25 sumber kehidupan flora dan fauna yang paling kaya sekaligus yang paling terancam di Bumi. Pusat-pusat keanekaragaman hayati ini hanya mencakup 1,4 persen dari luas planet, tapi mempunyai 60 persen keanekaragaman spesies darat. Pulau ini adalah rumah bagi lebih dari 10.000 spesies tumbuh-tumbuhan, kebanyakan berada di hutan-hutan dataran rendah. Juga merupakan satu-satunya tempat di dunia dimana gajah, badak, harimau, macan tutul, dan orangutan dapat ditemukan di tempat yang sama. Enam belas dari 210 spesies mamalia bersifat unik pada pulau ini, termasuk orangutan Sumatra, badak Sumatra, dan harimau Sumatra.
Indonesia berada di episenter krisis penggundulan hutan global. Indonesia telah kehilangan sekitar 20 juta hektar hutan dari tahun 1985 sampai 1997. Sejak itu, para pakar yakin bahwa 5 juta hektar lainnya juga telah punah, akibat merajalelanya penebangan kayu ilegal bahkan di daerah-daerah yang terlindungi. Ancaman lainnya mencakup desentralisasi; perkebunan kelapa sawit; perburuan dan perdagangan satwa liar ilegal; pembangunan jalan; pertambangan; dan konflik sipil. (CPEF 2002)

Hotspot Sundaland meliputi setengah bagian barat dari kepulauan Indonesia, yaitu suatu kelompok 17.000 pulau terhampar sepanjang 5.000 kilometer di katulistiwa dan terletak di antara benua Asia dan Australia. Hotspot ini mencakup beberapa pulau-pulau terbesar di dunia dan berbatasan dengan tiga hotspot lainnya: Wallacea di bagian timur, Indo-Burma di bagian barat, dan Filipina di bagian utara. Secara keseluruhan, keempat pusat lokasi ini merupakan satu dari dua konsentrasi terbesar keanekaragaman spesies darat dan air tawar di Bumi – sedangkan satu lagi terdapat di sebelah utara Amerika Selatan. Sundaland memiliki luas sekitar 1,6 juta kilometer persegi, didominasi oleh pulau Kalimantan dan Sumatera. Topografinya mencakup pegunungan tinggi, pegunungan berapi, daratan endapan, danau, rawa, dan pesisir pantai yang dangkal. Indonesia sendiri merupakan rumah bagi 10% jumlah spesies tumbuhan dunia, 12% dari semua mamalia, 17% dari semua burung, 16% dari semua reptil dan amfibia, dan 25% dari semua jenis ikan. Sundaland mempunyai enam daerah burung endemis, bersamaan dengan 15.000 spesies tumbuhan endemis, 139 spesies burung endemis, 115 spesies mamalia endemis, 268 spesies reptil endemis, dan 280 spesies ikan air tawar endemis. (CPEF 2001)

CPEF 2002, Pusat Lokasi Keanekaragaman Hayati Sundaland
CPEF 2001, Ekosistem hutan sumatera dalam hot spot keanekaragaman hayati sundaland


PERWIRA RIMBA |6:12 PM
========================================================

Monday || CERITA PAGI SI MAWAS

Hallo... selamat pagi dunia. Namaku mawas. Aku akrab dipanggil si orangutan. Aku punya nama latin "Pongo pygmaeus abelii" karena kebetulan aku dari Sumatera. Umurku saat ini sudah 25 tahun. Aku tinggal dalam kurungan ini sudah hampir 23 tahun. Saat umurku masih 2 tahun, Kami dikejar-kejar oleh pemburu. Ibuku telah lama mati ditembak oleh pemburu itu dan mereka membawaku kemari.


SEJAK SAAT ITU AKU HIDUP SENDIRIAN DALAM KURUNGAN INI. AKU BOSAN HIDUP DALAM KURUNGAN BESI INI. AKU INGIN BEBAS SEPERTI DULU LAGI. MAKAN DAN TINGGAL DI DALAM HUTAN TEMPAT SURGAKU.


Bila malam telah datang, Aku selalu teringat ibuku, yang mati beberapa tahun yang lalu. Sedih rasanya ditinggalkan ibu.


DULU AKU ANGGAP MANUSIA ITU BAIK. NAMUN KENYATAANNYA TIDAK DEMIKIAN. MEREKA JAHAT, MEREKA MEMBURUKU, MEMBUNUH IBUKU, DAN SAUDARA-SAUDARAKU YANG ADA DI HUTAN SANA. TIDAK HANYA ITU, MEREKA JUGA MERUSAK TEMPAT TINGGALKU.


Kini spesies kami hampir punah. di Sumatera tercatat hanya 7.200 ekor saja yang masih tersisa. Namun kini, kami merasa lega. Ada beberapa kelompok manusia kini memperhatikan kami. Kami kini punya harapan untuk hidup lebih lama lagi. Paling tidak untuk 1000 tahun yang akan datang.


"SELAMATKAN KAMI YA ...!!!! HIDUP KAMI DI TANGANMU"


PERWIRA RIMBA |6:30 PM
========================================================

Sunday || CIRI - CIRI FISIK ORANGUTAN

Tinggi :
Jantan : 120 - 150 cm; Betina 90 - 120 cm

Berat :
Jantan : 70 - 110 kg ( di alam liar ), sedangkan di karantina dapat mencapai 150 kg Betina : 40 - 60 kg

Lengan :
Panjang lengan 60 - 90 cm, atau dua per tiga dari tinggi badan

Warna Tubuh :
Warna rambut coklat kemerahan. Orangutan Sumatra jantan mempunyai warna janggut agak merah kekuningan hingga jingga

Tampilan Fisik :
Wajah : sekitar mata tidak berbulu dan mempunyai telinga yang kecil; Orangutan Sumatra bentuk wajah oval memanjang dan menyempit, seperti berlian; orangutan jantan mempunyai kantung suara yang menggelantung waktu kempis; orangutan jantan mempunyai daging pipi "cheek pad" yang akan berkembang mulai dari umur 15 - 20 tahun
Tubuh : jantan dewasa ukuran tubuhnya dua kali lebih besar dari pada betina; tubuh orangutan tinggi dengan bulu/rambut yang kusut
Lengan : tangan dan kaki kecil memanjang sesuai untuk memegang cabang-cabang pepohonan; jempol tangan dan kaki pendek


PERWIRA RIMBA |6:34 PM
========================================================

HUTAN AEK NAULI

Hutan Aek Nauli berada di Kecamatan Girsang Simpangan Bolon, Kabupaten Simalungun, Propinsi Sumatera Utara. Aksesibilitas ke lokasi ini sangat tinggi karena terletak di antara kota Parapat dan Pematangsiantar melalui jalur lintas Sumatera.

Hutan Aek Nauli terbagi dua berdasarkan komposisinya, yaitu hutan homogen dengan dominasi tegakan Pinus (Pinus merkusii), dan hutan heterogen yang disebut juga hutan alam dengan beberapa jenis tegakan.
Hutan alam Aek Nauli berada pada ketinggian 1200 mdpl. Secara geografis terletak pada 430 25' BT dan 40 89' LU. Hutan ini memiliki kelerengan 2 sampai 15% dan sebagian merupakan areal datar berbukit dan sebagian merupakan lembah dangkal. Curah hujan kawasan Aek Nauli termasuk ke dalam tipe A menurut klasifikasi Smith dan Ferguson dengan curah hujan rata-rata berkisar antara 2199,4 mm sampai dengan 2452 mm, kelembaban udara rata-rata harian 84 mmHg dan suhu rata-rata bulanan berkisar antara 23 sampai 24 0 C.

Beberapa jenis pohon yang merupakan jenis asli hutan alam Aek Nauli adalah Pinus sp., Quercus sp., Omalanthus, Lithocarpus sp., Garcinia sp., dan lain-lain.


PERWIRA RIMBA |6:01 PM
========================================================


:jeritan rimba raya:

Teringat puluhan tahun silam, Negeriku penuh dengan hutan rimba. Setiap jengkalnya ada rahmat Tuhan, ada kedamaian, ada kebahagiaan, untuk manusia dan untuk semua mahluk hidup yang ada di dalamnya.

Rimbaku adalah paru-paru dunia, berikan udara segar tanpa pernah minta dibayar. Berikan ribuan liter air bersih dengan rasa kasih. Berikan tanah subur, agar hidup kita jadi makmur. Berikan semua yang dia punya kepada kita manusia, tanpa pernah mengharap bintang balas jasa.

Namun beberapa waktu kemudian keadaan telah berubah. Disana-sini terjadi keserakahan. Ada orang-orang tidak bertanggung jawab ingin kuasai dunia dan menghalalkan segala macam cara. Hutan-hutan dibabat dan dibumihanguskan, hewan-hewan dibinasakan, diburu dan dipenjarakan.

Setiap detik, setiap menit, setiap detak jantung dan denyut nadiku, kudengar ribuan pohon dalam hutanku bertumbangan, menggelegar bagaikan suara petir, pecahkan gendang telingaku. Suara gergaji mesin nyanyikan nada-nada kepunahan, untuk bangsa-bangsa satwaku. Mereka berlari, mereka menjerit, mereka ketakutan. Namun kemana mereka akan pergi...?. Mungkinkah mereka bersembunyi dalam jurang kepunahan di sana...?

Lihat...! Coba kita lihat... Saksikan tanah-tanah tandus dan gersang itu. Itu dahulu adalah surga satwaku. Namun kini, surga itu terganti oleh kebun-kebun sawit yang kering kerontang. Tak ada sungai mengalir di sana. Pohon-pohon rindang di sana, telah lama jadi tunggul-tunggul arang yang hitam. Diam, dan tak akan pernah berbisik lagi.

:about me:


  • Name: Mulyadi Pasaribu
  • A.K.A.: Adi, Moel, MP3
  • Birth: Jakarta, Dec 3rd 1982
  • Religion: Christian
  • Hobbies: Attempting New Things
  • Personality: Friendly & Active
  • Affiliation: Youth Movement & Conservation
  • :contact:

  • Address 1: Jl. Karya Wisata Medan 20143, Sumatera Utara
  • Address 2: Jl. Medan Km. 6 No. 68 Pematang Siantar 21143, Sumatera Utara
  • Mobile: +62 81 533 737 533
  • Campus: Forestry Department - University of North Sumatra
  • e-mail: co_rimba@yahoo.com
  • mIRC: co-rimba
  • Friendster: Rimbawan Kecil
  • Milis: sylva_indonesia & id-inform
  • :latest activity:

    Volunteer for Sumatran Orangutan Society-Orangutan Information Centre (SOS-OIC) Medan, North Sumatra

    Ketua GMKI Komisariat Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara

    Koordinator Kelompok Kerja Informasi dan Komunikasi Tim Riset Partisipatif GMKI Cabang Medan

    Koordinator Sylva Indonesia Forum Regional I Aceh-Sumut

    :blooming:

    :past:

    :links 2 me:

    [X] Friendster Profile
    [X] Friendster Blogs
    [X] GuestBook
    [X] Forums

    :links:

    [X] Youth Christian
    [X] Environment
    [X] Orangutan
    [X] Sylva Indonesia

    Youth in Action

    Solidaritas untuk anak Indonesia

    Support Green Peace





    :tagboard:

    :credits:

    Powered by Blogger

    [X] Blogger
    [X] BlogSkins
    [X] Clone

    Listed on BlogShares

    :others:

     

    ASAH OTAK

     

    Topik :

     

    Nama

    Taman Nasional

    di Indonesia