:Rimba Raya:

Wednesday || PERKEMBANGAN TRANSMIGRASI DI INDONESIA

A. PENDAHULUAN
Latar Belakang Lahirnya Transmigrasi
Indonesia adalah negara yang subur dan memiliki potensi keanekaragaman hayati yang sangat melimpah (mega biodiversity). Potensi keanekaragaman hayati tersebut merupakan salah satu yang terbesar di dunia setelah Zaire dan Brazil. Kekayaan sumber daya alam ini adalah anugerah dari Sang Pencipta yang harus bisa dimanfaatkan seefisien mungkin untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Untuk dapat memanfaatkan kekayaan alam yang melimpah tersebut, pasti diperlukan sumber daya manusia yang melimpah pula. Namun sayangnya potensi sumber daya manusia itu, tidak tersebar secara merata di seluruh wilayah Indonesia. Potensi sumber daya manusia Indonesia lebih banyak terkonsentrasi di pulau Jawa, Madura dan Bali. Kepadatan penduduk di pulau-pulau ini sampai sekarang adalah yang paling tinggi di Indonesia, padahal daya tampung dan daya dukung dari pulau-pulau ini untuk menyediakan dan memenuhi kebutuhan hidup bagi penduduknya sudah sangat minim.
Melihat ketimpangan antara potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia tersebut, maka pemerintah mencanangkan suatu program khusus yang diberi nama transmigrasi. Transmigrasi merupakan istilah bahasa Indonesia untuk migrasi. Transmigrasi secara lebih spesifik merupakan pemindahan penduduk dari pulau-pulau yang terlalu padat penduduknya ke pulau-pulau yang kepadatan penduduknya masih cukup rendah dan potensi alamnya masih belum digarap secara lebih intensif.
Pola transmigrasi sebenarnya sudah cukup lama dikenal oleh bangsa Indonesia. Menurut sejarah, program transmigrasi awalnya diselenggarakan oleh pemerintahan Kolonial Belanda pada masa penjajahan dengan nama kolonisasi pertanian, walaupun terdapat perbedaan istilah dengan program saat ini serta di dalamnya terdapat kepentingan kaum penjajah.
Pada masa itu, secara tidak langsung pemerintahan kolonial Belanda telah menerapkan pola transmigrasi dengan membawa banyak orang pribumi (terutama suku jawa) untuk melakukan ekspansi ke pulau-pulau yang memiliki potensi sumber daya alam yang besar seperti Sumatera dan Kalimantan. Orang-orang pribumi tersebut awalnya dipekerjakan sebagai pembantu dan pelayan, atau tukang kebun bagi orang-orang Belanda.
Hingga adanya pergantian kekuasaan oleh pemerintahan pusat kolonial Belanda, maka mereka tetap mengabdi pada satu majikan (meneer) yang sama hingga akhirnya sang majikannya harus pindah tugas ke tempat lain. Namun karena merasa betah dan merasa cukup sejahtera tinggal di pulau itu, maka orang-orang pribumi tadi tetap tinggal dan berkeluarga di tempat itu.
Tujuan Transmigrasi
Penyelenggaraan transmigrasi menurut Undang-Undang Nomor. 15 tahun 1997 tentang ketransmigrasian bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan transmigran dan masyarakat sekitarnya, serta meningkatan dan melakukan pemerataan pembangunan di daerah dan juga memperkukuh persatuan dan kesatuan bangsa.
Dari kebijakan mengenai ketransmigrasian di atas, jelas bahwa transmigrasi adalah suatu program yang sangat bijak dalam mengatasi masalah kependudukan. Tujuan utama transmigrasi sesuai dengan pengertiannya adalah dalam rangka penyebaran penduduk yang merata di seluruh wilayah Indonesia. Selain itu, tujuan lain dari transmigrasi sesuai dengan konteks kehidupan bangsa Indonesia saat ini adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mengurangi pengangguran dengan menciptakan lapangan kerja baru di sektor informal, mengembangkan potensi sumber daya alam di daerah dan juga merupakan alternatif untuk mempertahankan keutuhan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Transmigrasi secara umum dibagi atas dua jenis yaitu transmigrasi umum dan transmigrasi swakarsa. Transmigrasi swakarsa terbagi atas Transmigrasi Swakarsa Berbantuan (TSB) dan Transmigrasi Swakarsa Mandiri (TSM).
Transmigrasi umum yang selama ini dikembangkan oleh pemerintah secara besar-besaran mendapatkan bantuan fasilitas pemukiman dan pelayanan. Transmigrasi swakarsa melakukan perpindahan pada wilayah pengembangan transmigrasi atas kemampuan sendiri, pemerintah hanya menyediakan kemudahan-kemudahan dan fasilitas yang masih tersedia di lokasi yang dituju.
Secara tidak langsung program transmigrasi ini akan menimbulkan rasa kemandirian dikalangan masyarakat, terutama masyarakat petani yang tidak memiliki lahan dan tidak memiliki modal. Fasilitas yang diberikan pemerintah dalam program ini diharapkan mampu menciptakan masyarakat yang berjiwa wiraswasta dan menurunkan angka kemiskinan di Indonesia.

B. PEMBAHASAN
Pemilihan Lokasi Transmigrasi
Awalnya program transmigrasi dikhususkan untuk memindahkan penduduk dari pulau Jawa, Madura, dan Bali yang memiliki persoalan kepadatan penduduk yang sangat tinggi, ke pulau-pulau lain yang kepadatan penduduknya masih cukup rendah. Para transmigran dari pulau Jawa kebanyakan memilih pulau Sumatera, dan transmigran dari pulau Madura lebih terkonsentrasi ke pulau Kalimantan. Sedangkan transmigran dari pulau Bali lebih memilih pulau Sulawesi sebagai tujuannya.
Namun seiring dengan perkembangan pembangunan di daerah yang cukup pesat, dan juga perimbangan keuangan antara pusat dan daerah melalui kebijakan Otonomi Daerah, maka pulau-pulau yang tadinya menjadi tujuan program transmigrasi telah berkembang dan harus dibatasi penerimaan transmigrannya. Bahkan yang berkembang adalah penduduk pulau Sumatera sekarang menjadi obyek yang akan mengikuti program transmigrasi. Hal ini sangat terasa dengan semakin tingginya kepadatan penduduk yang ditandai dengan semakin luasnya pembukaan wilayah hutan untuk pemukiman penduduk, untuk lahan pertanian, perkebunan, dan peternakan dan juga untuk pembangunan sektor industri di pulau yang juga dikenal dengan nama pulau Andalas dan Swarna Dwipa ini.
Pemerintah harus segera merubah pola tujuan transmigrasi, agar pemerataan pembangunan dan kepadatan penduduk sesuai dengan tujuan transmigrasi dapat tercapai dengan maksimal dan efisien. Pulau-pulau terpencil mungkin bisa dijadikan alternatif tujuan program transmigrasi, walaupun alternatif ini akan lebih banyak memakan biaya operasional nantinya. Namun ini lebih baik daripada pemerintah memaksakan program transmigrasi untuk tetap dikirim ke pulau-pulau yang sama.
Pemilihan lokasi transmigrasi juga harus berdasarkan asas kelestarian lingkungan hidup (utamanya hutan). Dari perkembangan program transmigrasi nasional yang telah berlangsung semenjak pemerintahan orde lama, kita bisa melihat bahwa ada kesalahan dalam hal pemilihan lokasi transmigrasi. Kawasan konservasi yang merupakan penyangga kehidupan mahluk hidup, sebisa mungkin dijauhkan dari lokasi transmigrasi. Hal ini perlu diterapkan untuk menghindari kesalahan pengelolaan yang dapat mengakibatkan kerusakan alam yang dapat menimbulkan bencana.
Selain itu pemerintah dan semua stake-holder yang terkait dengan suksesnya program ini, harus menjalin kerjasama yang baik dan arif dalam menentukan pemilihan lokasi transmigrasi. Masyarakat lokal tempat tujuan transmigrasi akan dilakukan harus diajak untuk berdialog dan menentukan kebijakan-kebijakan yang akan diterapkan di lokasi transmigrasi itu. Segala macam pendapat yang dikatakan masyarakat lokal harus ditindaklanjuti dan disampaikan kepada calon transmigran yang akan menempati areal tersebut. Hal ini perlu dilakukan agar tidak terjadi kesenjangan antara masyarakat transmigran dan masyarakat lokal sehingga akan tercipta keharmonisan dalam berinteraksi dan pemerataan pembangunan dapat diwujudkan bersama-sama antara masyarakat lokal, masyarakat transmigran dan tentu saja pemerintah.
Kompetensi Calon Transmigran
Tidak bisa dipungkiri bahwa program transmigrasi akan sangat menarik bagi masyarakat yang tingkat kehidupandan tingkat pendidikannya masih cukup rendah. Hal ini sangat wajar, melihat kondisi perekonomian bangsa Indonesia yang masih belum pulih setelah diterpa krisis ekonomi, sehingga sangat sulit untuk mencari pekerjaan dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Untuk dapat menciptakan masyarakat transmigran yang sukses dan mampu berkarya dalam sektor wiraswasta mandiri dengan menciptakan lapangan kerja baru, maka Pemerintah harus terus-menerus mencoba memperbaiki sistem perekrutan calon tranmigran. Walaupun pada kenyataannya yang paling banyak mendaftarkan diri untuk menjadi masyarakat transmigran adalah masyarakat yang tingkat pendidikannya cukup rendah.
Agar dapat mengatasi masalah tingkat pendidikan masyarakat transmigran yang cukup rendah tersebut, maka pemerintah daerah dan dinas transmigrasi daerah tempat calon transmigran berdomisili sebelum dikirimkan ke lokasi transmigrasi harus memberikan pelatihan dan penyuluhan yang dilakukan secara intensif sebelum masyarakat transmigran dikirim ke lokasi tujuan transmigrasi.
Hal ini sebaiknya dilakukan setelah diketahui kondisi ekonomi, sosial, budaya dan juga kondisi lahan yang akan mereka garap nantinya. Informasi mengenai hal ini mutlak haru diketahui oleh calon transmigran agar mereka mampu menggali kreatifitas dan potensi mengenai apa yang akan mereka coba buat di lokasi transmigrasi nantinya. Informasi ini juga sangat berguna dalam menciptakan sektor usaha kecil menengah baru yang potensial untuk diterapkan pada lokasi transmigrasi.
Dengan melakukan proses pendidikan melalui pelatihan dan penyuluhan terhadap masyarakat transmigran juga diharapkan akan terjalin keharmonisan antara masyarakat transmigran dengan masyarakat lokal setempat. Sehingga kebhinekaan yang ada di lokasi transmigrasi mampu menjadi rantai ikatan persatuan yang kuat untuk memupuk rasa persaudaraan dan nasionalisme dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Fasilitas-fasilitas Transmigrasi
Penyediaan fasilitas yang disediakan oleh pemerintah dalam mendukung program transmigrasi sampai sejauh ini sudah cukup memadai. Hal ini bisa dilihat dari pendapat para transmigran yang cukup berhasil di tanah seberang. Fasilitas yang disediakan pemerintah antara lain adalah lahan, bantuan dana dan alat-alat pertanian. Besarnya bantuan yang diberikan bervariasi tergantung kepada kondisi lahan yang akan dijadikan lokasi transmigrasi.
Setiap kepala keluarga yang mengikuti program ini rata-rata mendapatkan lahan garapan seluas 2 - 2,5 hektar dan juga mendapatkan bantuan dana sebagai modal untuk mengelola lahan tersebut sebesar 16 - 20 juta rupiah. Selain itu pemerintah juga menyediakan alat-alat pertanian dan brosur-brosur penyuluhan tentang cara mengelola lahan yang baik dan jenis tanaman budidaya apa yang cocok untuk ditanam pada lahan tersebut.
Pada lokasi transmigrasi juga disediakan rumah tinggal tipe RSS yang telah dialiri listrik dan air bersih. Kondisi pemukiman yang berada dalam satu kawasan juga diciptakan seperti layaknya sebuah desa pada umumnya, dengan nama Unit Pemukiman Transmigrasi (UPT). Setiap UPT memiliki struktur pemerintahan yang setara dengan sebuah desa dan memiliki sarana dan prasarana yang dapat mendukung dan memenuhi kebutuhan hidup masyarakat transmigran. Bahkan hal ini menimbulkan kecemburuan dikalangan masyarakat lokal yang dapat menimbulkan konflik horizontal antara masyarakat lokal dengan masyarakat transmigran.
Melihat kepedulian dan perhatian pemerintah terhadap para transmigran tersebut, maka sangat wajar kalau pemerintah berharap agar tujuan program ini mampu tercapai dengan maksimal. Semua kalangan yang telah bekerja keras dalam menyumbangkan konsep dan pemikiran mengenai hal ini juga mempunyai harapan yang sama dengan pemerintah. Namun pemerintah harus mewaspadai potensi konflik yang timbul akibat adanya kecemburuan masyarakat lokal terhadap masyarakat transmigran.
Kecemburuan yang timbul pada kalangan masyarakat lokal tersebut bukan tanpa sebab. Percepatan pembangunan yang terjadi di UPT-UPT transmigrasi tidak sejalan dengan percepatan pembangunan desa tempat masyarakat lokal bermukim. Jika hal ini tidak mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah, maka potensi konflik yang ber-unsur SARA akan sering terjadi pada lokasi-lokasi transmigrasi. Pemerintah harus arif dalam membuat sistem ketransmigrasian, terutama jika menyangkut pembangunan daerah. fasilitas di pemukiman transmigrasi tidak bisa terlalu berlebihan dengan fasilitas masyarakat lokal. Jika pemerintah memaksakan diri untuk melengkapai fasilitas masyarakat transmigran, maka terlebih dahulu pemerintah harus melengkapi atau minimal memperbaiki dan menyempurnakan fasilitas masyarakat lokal setempat.
Semua fasilitas yang memang sudah seharusnya disediakan pemerintah kepada rakyat tersebut, pasti akan mampu mensejahterakan rakyat secara keseluruhan. Ini merupakan keharusan yang tidak bisa ditawar lagi untuk menciptakan pemerataan di masyarakat, baik itu pemerataan jumlah penduduk, pemerataan pembangunan dan tentu saja pemerataan kesejahteraan.

C. KESIMPULAN DAN SARAN
Kesimpulan
Program transmigrasi telah terbukti mampu meminimalisir permasalahan kependudukan. Pulau-pulau yang kepadatan penduduknya sangat tinggi seperti Jawa, Madura dan Bali, lambat-laun kepadatan penduduk mulai turun dan daya dukungnya untuk memenuhi kebutuhan hidup penduduk mulai meningkat. Sedangkan pulau-pulau yang potensi sumber daya alamnya melimpah, namun potensi sumber daya manusianya kurang, telah berkembang dan mampu untuk memenuhi kebutuhan hidup masyarakatnya setelah diterapkannya program transmigrasi.
Semenjak program ini diterapkan sampai dengan saat ini, sudah sangat banyak masyarakat transmigran dan masyarakat lokal setempat yang tingkat kehidupan dan kesejahteraannya meningkat. Kemampuan masyarakat transmigran untuk menciptakan lapangan kerja baru, tidak hanya mampu mensejahterakan dirinya sendiri namun juga mampu mensejahterakan masyarakat lainnya. Bahkan tidak jarang beberapa orang transmigran mampu mengubah nasibnya menjadi seorang pengusaha yang berhasil. Hal ini tentu dapat terjadi karena kerja keras transmigran itu sendiri. Jika para transmigran memiliki kemauan dan kerja keras yang didukung oleh doa dan ibadah yang tulus dan ikhlas, maka Tuhan pasti akan merubah nasib para transmigran dan secara tidak langsung juga akan mengubah nasib bangsa Indonesia menjadi lebih sejahtera. Amin...
Saran
Setiap sistem yang dibuat pasti memiliki kekurangan dan kelebihan. Untuk mengetahui apakah kekurangan dan kelebihan itu, maka kita perlu melihat dari pengalaman setelah diterapkannya sistem tersebut. Apa hasil yang didapat dari penerapan sistem tersebut dan apa yang diharapkan sebelumnya pada tahap perencanaan konsep sistem tersebut. Jika hasil yang didapatkan tidak sesuai dengan harapan, maka terdapat kesalahan yang harus diperbaiki.
Konsep perbaikan yang banyak disampaikan oleh para pakar berdasarkan hasil penelitian, merupakan asset yang sangat berharga dalam menyempurnakan sistem ketransmigrasian di Indonesia. Hal ini bisa dijadikan acuan nyata oleh Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi dalam menyempurnakan sistem ketransmigrasian menuju kesejahteraan masyarakat Indonesia.

D. PENUTUP
Penulis mengucapkan permohonan maaf yang tulus apabila terdapat kesalahan dalam penulisan dalam karya tulis ini. Semoga tulisan ini berguna sebagai evaluasi dari apa yang kita dengar, lihat dan rasakan mengenai Pentingnya transmigrasi untuk menurunkan angka kemiskinan dengan menumbuhkan lapangan kerja baru dalam rangka meningkatkan perekonomian rakyat dan memperkokoh persatuan nasional. Ini adalah pandangan dari seorang mahasiwa yang selalu mencoba berpikir secara kritis dan idealis sesuai dengan ideologi yang tertanam dalam kehidupannya. Akhir kata Tinggilah iman kita, tinggilah ilmu kita dan tinggilah pengabdian kita kepada bangsa dan negara Indonesia yang kita cintai ini.

ACUAN PUSTAKA
Charras, Muriel. 1997. Dari Hutan Angker Hingga Tumbuhan Dewata
(Transmigrasi di Indonesia: Orang Bali di Sulawesi). Gadjah Mada University Press, Yogyakarta

Departemen Transmigrasi Dan Pemukiman Perambah Hutan RI. 1997.
Undang Undang No. 15 Tahun 1997 tentang Ketransmigrasian


PERWIRA RIMBA |10:04 PM
========================================================

NASEHAT SUPAYA BERSATU DAN MERENDAHKAN DIRI SEPERTI YESUS KRISTUS (FILIPI 2:1-11)

Dalam perikop ini Paulus mengajarkan kepada jemaat-jemaat di Filipi untuk merendahkan hati dan merendahkan diri di hadapan Allah dan dihadapan manusia. Paulus menuntut supaya setiap jemaat Allah untuk sehati sepikir dalam satu kasih, satu jiwa dan satu tujuan. Allah tidak menyukai orang yang mencari dan memperhatikan kepentingan sendiri atau pujian yang sia-sia. Sebaliknya Allah sangat mencintai orang-orang yang menganggap orang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri dan mau memperhatikan kepentingan orang lain juga.

Yesus Kristus pun turun ke bumi sebagai seorang hamba dan menjadi sama dengan manusia. Dia tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan. Dalam keadaan sebagai manusia, Dia selalu merendahkan diri-Nya dan tetap setia sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib. Dia rela mengosongkan diri-Nya (Kalo kata orang gerakan "nol kan"). Sedangkan Yesus Tuhan yang kita sembah mau untuk me-nol-kan diri-Nya demi orang lain. "Bagaimana dengan kita...???". Yang sering kita dengar malah kebalikannya. Secara kita sadari maupun tidak, kita selalu berusaha meninggikan diri kita dan dengan sengaja berusaha untuk me-nol-kan orang lain.

Relevansi antara nats dalam perikop ini dengan kehidupan kita sekarang, terutama dalam konteks kita ber-GMKI adalah banyak terjadi perbedaan diantara kita yang tidak jarang menimbulkan sentimen negatif, bahkan dapat menimbulkan perpecahan diantara sesama. Pengkotak-kotakan atas nama komisariat merupakan bumerang akibat kesalahan di masa lalu. Bahkan tidak jarang Cabang yang merupakan perpanjangan tangan Pengurus Pusat dan merupakan mandataris dari Konfercab dianggap elit komisariat sebagai kompetitor. Setiap pribadi memang mempunyai latar belakang, sifat dan sudut pandang yang berbeda. Namun bukan berarti perbedaan itu harus menghalangi kita untuk bekerja bersama dan sama-sama bekerja demi tercapainya tujuan The Founding Father kita untuk membentuk suatu wadah kaum intelektual muda kristen yang bernama GMKI.

Tim Riset Partisipatif yang masih seumur jagung pun menyadari hal ini dan mencoba untuk lebih menghargai satu sama lain dengan menyatukan hati dan pikiran untuk mencapai tujuan bersama. Tim yang awal dibentuknya bertujuan untuk menyatukan hati dan pikiran dari seluruh komisariat ini, pada perjalanannya ternyata hanya tinggal diikuti oleh beberapa orang yang direkomendasikan dari beberapa komisariat saja. Ikatan emosional yang telah terjalin antara sesama anggota tim sempat hampir putus karena adanya perbedaan-perbedaan. Untungnya sebagian orang yang masih mau peduli cepat menyadari hal ini dan mencoba untuk mempersatukan kembali hati dan pikiran yang hampir pecah. Metode yang paling ampuh untuk mempersatukan hati dan pikiran kita adalah dengan kegiatan kerohanian. Bidang yang satu ini sudah cukup lama terlupakan oleh kita masing-masing.

Sebagai orang kristen, kita harus ingat pesan dari Tuhan Yesus kepada semua domba-Nya dalam nats-nats terakhir dari perikop ini "Supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi, dan segala lidah mengaku: "Yesus Kristus adalah Tuhan," bagi kemuliaan Allah Bapa!". Apa yang tersirat dalam nats tersebut adalah tujuan kita hidup di bumi ini. Ini merupakan tanggung jawab kita yang paling hakiki dan tidak bisa ditawar lagi. Untuk mencapai tujuan tersebut, kita harus menanggalkan segala perbedaan yang ada pada kita pribadi lepas pribadi. Akhir kata Tinggilah iman kita, tinggilah ilmu kita dan tinggilah pengabdian kita. Ut Omnes Unum Sint, Syaloom.......

Resume PA Tim Riset Partisipatif GMKI Cabang Medan (03 Juni 2004)


PERWIRA RIMBA |1:16 PM
========================================================

Tuesday || PERAN DAN FUNGSI (PELATIHAN KEPEMIMPINAN)

Bayangkan bahwa saudara adalah komandan satuan khusus PAS - 11. Saat ini anda mendapatkan tugas untuk berpatroli di kaki gunung Sinabung, sebuah daerah yang agak rawan. Bersama saudara ikut serta 8 anak buah saudara yang tergolong sebagai prajurit dengan kualifikasi komando.
Pagi ini saudara mendapat berita radio bahwa seorang pejabat penting telah disandera oleh tiga orang teroris dan besar dugaan ia disekap di salah satu gua di gunung Sinabung yang terkenal sulit didaki. Mereka bersembunyi di gua tersebut untuk menunggu bantuan teman-temannya yang diperkirakan akan muncul dalam jangka waktu 3 - 4 hari. Bila rekan-rekan mereka sempat bergabung dengan ketiga teroris ini, maka kemungkinan menyelamtakan sandera akan kecil sekali. Oleh karena itu, saudara memutuskan untuk segera membebaskannya.
Selama beberapa saat, saudara ragu-ragu untuk menentukan beberapa orang yang akan saudara kirimkan mengingat saudara tetap membutuhkan beberapa anak buah untuk melaksanakan tugas pokok saudara. Kalau mengingat jumlah teroris hanya tiga orang, sebenarnya anda cukup mengirimkan salah satu anak buah anda, karena tiap-tiap anak buah anda adalah prajurit pilihan. Tapi mengingat mereka sedang menyandera pejabat penting, anda juga memperhitungkan keselamatan pejabat itu. Di samping, itu anda belum tahu banyak tentang kondisi para teroris ini. Apa saja persenjataan mereka, bagaimana sifat-sifat mereka, di gua mana mereka bersembunyi, dsb.
Anda mungkin perlu mengintai mereka satu dua malam untuk mengumpulkan informasi atau mungkin anda juga melakukan serangan mendadak untuk mereka. Anda juga bingung memikirkan bagaimana cara mencegah teman-teman teroris itu bergabung dengan mereka yang sudah ada di gua. Anda belum tahu bagaimana para teroris tersebut berkomunikasi dengan teman-teman mereka. Semua masih serba tidak pasti, tapi anda harus membuat keputusan.

DAFTAR SERDADU :
1. Letnan Indra, 34 tahun, lulusan akademi militer , DAN III pergurun karate kala hitam, tegas, taktis, berwibawa, dan menonjol dalam hal kepemimpinan. Disegani seluruh teman kecuali oleh Kopral Pramu.
2. Letnan Fandi, 38 tahun, diskorsingdai akademi militer di tahun pertama karena kurang disiplin, tetapi semua mengakui bahwa dia cerdas. Punya keahlian khusus dalam hal bahan peledak.
3. Sersan Ade, 45 tahun, pendiam, ahli melempar pisau, dan terhitung salah seorang penembak jitu yang cukup punya nama. Merupakan orang kepercayaan Letnan Fandi. Mempunyai dua keahlian yang sukar ditandingi yaitu merayu wanita dan memecahkan sandi berita radio.
4. Sersan Pandu, 40 tahun, tinggi besar, kuat bagai raksasa, Jagoan untuk urusan berkelahi satu lawan satu. Sanggup membunuh musuh hanya dengan sekali pukul. Daya tahan fisik luar biasa walaupun dari segi intelegensia kurang menonjol. Ahli mendaki gunung.
5. Kopral Adjie, 35 tahun, tenang, penuh perhitungan. Belakangan ini sering sakit. tidak banyak bicara, lebih senang bekerja sendiri. Ahli menyamar dan menirukan suara-suara binatang di hutan. Mengenal baik daerah yang sekarang dijadikan persembunyian agen musuh.
6. Kopral Januarsyah, 27 tahun, gesit, cerdas, walau agak emosional. Bicara apa adanya, tidak takut mati dan selalu menawarkan diri menjadi ujung tombak serangan dadakan. Keistimewaaannya adalah ingatan yang luar biasa, dan mempunyai pendengaran yang sangat tajam.
7. Kopral Pramu, 30 tahun, pemarah, pemabuk, tidak sabaran, suka menentang atasan. Seorang penembak mahir, belum ada tandingannya. Dia juga seorang ahli obat-obatan tradisional. Punya permusuhan pribadi dengan Sersan Ade karena persoalan wanita. Dia dijuluki si kucing, karena sanggup diam berjam-jam mengawasi musuh. Sangat berguna untuk persoalan penyerangan sembunyi-sembunyi.
8. Kopral Yudi P, 37 tahun, penembak cepat yang tidak ada duanya. Patuh pada perintah khususnya perintah untuk membunuh musuh. Sanggup tidak tidur tiga hari penuh tanpa kehilangan kecepatan reaksi. Senjata andalannya adalah pistol revolver dengan enam butir peluru. Sukar diatur kecuali oleh Letnan Indra.

PERTANYAAN :
1. Bila anda hanya mengirimkan satu di antara ke delapan anak buah anda, siapa yang anda pilih ? Siapa pilihan anda yang kedua, ketiga dan seterusnya ? Buatlah daftar peringkat/rangkingnya !
2. Bila anda harus membentuk regu yang terdiri dari lima orang, siapa-siapa saja yang anda pilih ?
Kalau kamu dah milih, silakan post ke comment dibawah tulisan ini. Mungkin aku bisa nerangin sedikit kemampuan kepemimpinan kamu :). Jangan lupa kasih e-mail kamu, biar bisa kita diskusikan lebih dalam.


PERWIRA RIMBA |11:30 PM
========================================================

Monday || MENYELAMATKAN SISA HUTAN KITA

Indonesia merupakan negara nomor empat di dunia yang berpenduduk paling banyak, dengan warga negara ± 200 juta jiwa dan merupakan salah satu negara yang paling beragam kebudayaannya. Sebagian besar pertumbuhan dan pembangunan negara ini dirangsang oleh pengusahaan sumber alam Indonesia yang kaya, terutama minyak bumi, tetapi juga kayu, bahan tambang, dan hasil pertanian.

Letak geografis Indonesia memang sangat menentukan. Dimana Indonesia terdiri atas lebih dari 13.000 pulau yang terbentang di khatulistiwa sepanjang lebih dari 5.000 km dari timur ke barat. Pulau-pulau yang tersebar luas ini menjadi tempat bentangan hutan tropis terbesar nomor dua di dunia, mencakup ± 109 juta ha atau 56% tanah daratannya. Hutan hijau dataran rendah adalah yang paling luas, mencakup sekitar 55% jumlah keseluruhan di pulau-pulau di luar Jawa. Hutan rawa gambut menyelimuti hamparan Sumatera dan sejumlah bagian Kalimantan, sedangkan wilayah-wilayah hutan pegunungan dan sub-pegunungan yang lebih sempit tersebar di seluruh negeri. Hutan–hutan perdu di tanah berpasir tersebar di Kalimantan, sementara flora Australia terdapat di sejumlah wilayah timur Indonesia.

Meskipun Indonesia hanya menempati 1,3% wilayah daratan di dunia Indonesia memiliki lebih dari 17% spesies bumi. Secara kasar dan konservatif, Indonesia menjadi hunian ± 11% jenis tanaman berbunga di dunia, 12% mamalia di dunia, 17% semua burung dan sekurang-kurangnya 37% ikan di dunia. Sebagian besar keanekaragaman yang menakjubkan tersebut ada berkat hutan yang luas dan beraneka ragam di Indonesia.

Hutan Indonesia termasuk hutan yang secara hayati paling kaya di dunia dan juga merupakan hutan yang paling banyak di tebang. Meskipun tertulis 14% sisa hutan (16 juta ha) dilindungi di taman-taman dan cagar alam, banyak kawasan semacam itu dirusak oleh penebangan pohon, penambangan, pertanian, dan permukiman manusia.

Pada tahun 1950, liputan lahan hutan diduga ± 152 juta ha. Data yang dikumpulkan sekitar tahun 1985 menunjukkan liputan lahan hutan 119 juta. Ketika selanjutnya ditafsirkan kembali tahun 1991, para analis menyimpulkan bahwa pada akhir tahun 1989 liputan lahan hutan yang efektif 109 juta ha dan bahwa laju penggundulan hutan setiap tahun pada waktu itu 1,3 juta ha. Sisa hutan ini mencakup wilayah yang terlampau banyak ditebang dalam berbagai kondisi rusak.

Hutan dipandang sebagai modal, aset dalam pembangunan. Konsep hutan didekati hanya dengan memandangnya semata sebagai renewable resources yang bisa sewaktu-waktu diperbarui. Padahal kenyataannya, mengembalikan kondisi hutan seperti kondisi awal membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Persoalannya : milik siapa hutan itu ? Jika pertanyaan itu sudah terjawab, siapa yang harus mengelolanya ? Bagaimana pula pertanggungjawabannya?

Fungsi Hutan

Hutan sebagai satu kesatuan ekosistem yang seimbang mempunyai banyak fungsi yang memberikan manfaat bagi kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya. Fungsi-fungsi tersbut antara lain adalah fungsi hidrologis (penata air), pelindung tanah, melestarikan keanekaragaman genetik, paru-paru dunia, sumber energi, wisata, serta pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Perusakan Hutan

Perusakan hutan yang berdampak negatif adalah nyata melanggar aturan hukum karena tanpa persetujuan pemerintah. Faktor-faktor yang dapat menyebabkan kerusakan hutan, antara lain :
a. Kerusakan hutan karena perbuatan manusia secara sengaja.
b. Kerusakan hutan karena hewan dan lingkungan.
c. Kerusakan hutan karena serangan hama dan penyakit.

Penyelamatan Hutan

Program penyelamatan hutan bertujuan untuk melestarikan fungsi dan kemampuan sumber daya alam hayati dan lingkungan hidup. Rehabilitasi hutan dan lahan kritis sangat mendesak untuk direalisasikan.
Untuk mengembalikan kawasan hutan yang rusak menjadi normal merupakan pekerjaan yang sulit dan butuh waktu panjang. Sangat sulit melakukan reboisasi terhadap hutan yang gundul dan rusak tersebut. Namun demikian berbagai upaya pelestarian dan pengamanan sumber daya hutan melalui rehabilitasi lahan dan reboisasi hutan, penyuluhan, patroli rutin, dan operasi gabungan terus dilakukan, meski diakui belum mampu mencegah tindak perusakan.

Hasil analisis menunjukkan telah terjadi ancaman serius tehadap keberadaan keanekaragaman hayati dan lingkungan antara lain : kebakaran hutan, kekeringan dan punahnya aneka flora dan fauna yang ada. Kendala yang ada selama ini, kurangnya kepedulian terhadap lingkungan sekitar yang menyebabkan sering terjadi kerusakan lingkungan.

Semua komponen masyarakat ikut bertanggung jawab. Sebab kerugian akan ditanggung semua pihak. Jika terjadi kerusakan di kawasan hutan maka akan berdampak terhadap kehidupan seluruh aspek. Mungkin 10 atau 20 tahun mendatang Indonesia akan menjadi gersang dan kekeringan tanpa adanya hutan yang dahulu sering kita banggakan sebagai pari-paru dunia. Saat ini setiap menit hutan kita telah digunduli seluas 6 x lapangan bola. Kalau bukan kita siapa lagi yang akan peduli dengan keadaan hutan dan lingkungan hidup kita.


PERWIRA RIMBA |11:26 PM
========================================================

Sunday || PERANG DINGIN ANTAR SESAMA ANAK TUHAN (DI FP-USU)

Intro :

Kemah adalah seorang mahasiwa Kristen FP-USU yang tekun beribadah. Walaupun disibukkan dengan urusan perkuliahan dan lab (praktikum), namun Kemah tidak pernah lupa untuk meluangkan waktunya bagi Tuhan. Hampir setiap ada kesempatan, Kemah selalu mengikuti kegiatan kerohanian yang ada di kampusnya. Kemah lahir dan dibesarkan didalam kampus USU, atau dengan kata lain kemah adalah "PS" (Pemuda Setempat) di lingkungan kampusnya. Kemah cukup selektif dalam memilih teman untuk bergaul dengannya. Namun entah mengapa, Kemah tidak terlalu suka bergaul dengan temannya yang bernama Gema. Menurut Kemah, Gema tergolong orang yang terlalu radikal dalam berpikir dan bertindak.
---
Gema juga seorang mahasiswa Kristen FP-USU yang tidak terlalu tekun beribadah di dalam kampus. Dalam kesehariannya, Gema lebih suka untuk berdiskusi dengan teman-temannya yang lain. Berbeda dengan Kemah, Gema lebih tertarik dengan isu-isu sosial-politik kemanusiaan yang sedang terjadi di lingkungan bangsa dan negaranya. Hal ini menurut Gema lebih menarik untuk dilakukan di dalam kesehariannya sebagai seorang agent of change. Gema merupakan anak kost dan pendatang di kampus USU. Sebagai anak kost, Gema lebih terbuka untuk bergaul dengan siapa saja. Namun entah mengapa juga, Gema tidak terlalu suka bergaul dengan temannya yang bernama Kemah. Menurut Gema, Kemah terlalu introvert dan membatasi diri dalam pergaulannya di kampus.
---
Jika rekan-rekan mampu melihat relitas dari perbedaan "gaya hidup" antara dua orang anak Tuhan di atas, maka pasti rekan-rekan tahu secara pasti siapa itu Kemah dan siapa itu Gema.
Maksud penulis membuat tulisan ini tidak lain adalah, untuk mengetuk pintu hati seorang Kemah dan seorang Gema agar saling terbuka untuk melakukan diskusi, supaya es yang membeku dapat segera dicairkan.
Kemah memiliki ajaran Kristen yang sama dengan Gema. Hanya saja yang membedakannya adalah metode keduanya untuk mengaplikasikan ajaran kasih yang diperolehnya dari Alkitab dan Tuhan yang sama, yaitu Jesus Christ. Tujuan hidup Kemah juga sama dengan tujuan hidup Gema, yaitu menjadi Garam dan Terang bagi lingkungan sekitarnya, serta menjadi seorang Mahasiswa Kristen yang kelak akan menjadi Sarjana yang berpendidikan dan takut akan Tuhan.
Percayalah bahwa Kemah dan Gema adalah sama-sama laskar Kristus di dunia ini. Keduanya sama-sama terpanggil dan belum tentu terpilih. Ingatlah bahwa tidak ada manusia yang sempurna dan tidak berdosa di muka bumi ini. Untuk mencoba menjadi seorang manusia yang terpilih, maka sifat positif dari Kemah dan Gema harus dipersatukan. Tidak bisa tidak, porsi beribadah dan bersosial harus berimbang.
Jika rekan-rekan mau memperhatikan kehidupan Kemah-kemah dan Gema-gema lainnya di luar kampus FP-USU, maka seharusnya Kemah dan Gema yang ada di FP-USU malu dan iri kepada mereka. Mereka bisa saling mendukung dalam pelayanan dan mereka juga bisa saling bersatu dalam memperjuangkan hak dan kewajiban mahasiswa Kristen (secara general) di dalam kampusnya. Sudah saatnya kita bersatu dalam kasih persaudaraan sejati Oikumene.
Mudah-mudahan Kemah dan Gema berpikiran positif dalam membaca dan memaknai tulisan ini. Karena pada dasarnya tulisan ini adalah bentuk kekecewaan banyak orang yang prihatin terhadap keadaan orang-orang yang tergabung dalam komunitas mahasiswa Kristen yang ada di Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara yang ("sadar atau tidak sadar, sengaja atau tidak sengaja") saling menjatuhkan satu sama lain.

Penulis mencoba melihat secara objektif berdasarkan pengalamannya yang pernah mengikuti kedua komunitas Kristen yang ada di FP-USU.


PERWIRA RIMBA |9:50 PM
========================================================

Saturday || G E M A

Seorang bocah mengisi waktu luang dengan kegiatan mendaki gunung bersama ayahnya. Entah mengapa, tiba-tiba si bocah tersandung akar pohon dan jatuh."Aduhh!" jeritannya memecah keheningan suasana pegunungan.Si bocah amat terkejut, ketika ia mendengar suara di kejauhan menirukan teriakannya persis sama, "Aduhh!"Dasar anak-anak, ia berteriak lagi, "Hei! Siapa kau?"Jawaban yang terdengar, "Hei! Siapa kau?"Lantaran kesal mengetahui suaranya selalu ditirukan, si anak berseru, "Pengecut kamu!"Lagi-lagi ia terkejut ketika suara dari sana membalasnya dengan umpatan serupa. Ia bertanya kepada sang ayah, "Apa yang terjadi?"

Dengan penuh kearifan sang ayah tersenyum, "Anakku, coba perhatikan."Lelaki itu berkata keras, "Saya kagum padamu!"Suara di kejauhan menjawab, "Saya kagum padamu!"Sekali lagi ! sang ayah berteriak "Kamu sang juara!" Suara itu menjawab, "Kamu sang juara!"Sang bocah sangat keheranan, meski demikian ia tetap belum mengerti. Lalu sang ayah menjelaskan, "Suara itu adalah GEMA, tapi sesungguhnya itulah KEHIDUPAN."Kehidupan memberi umpan balik atas semua perkataan dan perbuatanmu/tindakanmu.

Dengan kata lain, kehidupan kita adalah sebuah pantulan atau bayangan atas tindakan kita. Bila kamu ingin mendapatkan lebih banyak cinta di dunia ini, ya ciptakan cinta di dalam hatimu.Bila kamu menginginkan tim kerjamu punya kemampuan tinggi, ya tingkatkan kemampuan itu.

Hidup akan memberikan kembali segala sesuatu yang telah kau berikan kepadanya.
Ingat, hidup bukan sebuah kebetulan tapi sebuah bayangan dirimu...


PERWIRA RIMBA |11:22 PM
========================================================

Sunday || ABOUT A PERSON

"Jika anda berada dalam keadaan kebingungan, ingatlah tentang apa yang telah terjadi pada Christopher Columbus yang malang".
Ia tidak tahu ke mana arah tujuan ketika dia memulai pelayaran. Ketika tiba ke daratan, dia tidak tahu di mana dia berada. Ketika pulang, dia tidak tahu ke mana dia telah sampai dan semuanya itu dilakukan dengan uang pinjaman. Saat ini dia adalah seorang Tokoh Dunia.


PERWIRA RIMBA |10:35 PM
========================================================

Wednesday || IMAGINE ALL THE PEOPLE, LIVING LIFE IN PEACE...

Awan pekat dan salju yang turun tipis-tipis 8 Desember malam itu, mengiringi langkah kaki suami istri, John Lennon dan Yoko Ono. Barangkali tak ada pembicraan diantaranya keduanya ketika menuju apartemen mereka di Manhattan, New York.
Tiba-tiba, suara seseorang pria memanggil 'Mr Lennon !" dan John pun menoleh. Namun, bersamaan dengan itu, suara pistol pun menyalak dari sang pria tadi, yang belakangan diketahui Mark David Chapman. Lennon pun roboh, nyawanya tak tertolong. Dunia pun berkabung. Sang pujangga alam kelam itu telah tiada.
Lennon yang kerap menyuarakan pesan perdamaian, harus meregang nyawa oleh seorang psikopat bernama Chapman. Ironis memang. Lennon yang begitu anti kekerasan (ia kerap meneriakkan All You Need is Love !), harus tewas dengan cara demikian. Banyak pihak menuding, Chapman bukan sekadar orang gila, tapi agen dari FBI/CIA. Spekulasi/dugaan itu masuk akal, mengingat Lennon banyak menentang kebijakan AS, terutama di masa perang Vietnam.
Tapi, apapun skenarionya, faktanya Lennon telah tiada. Namun, karyanya tak akan pernah sirna. Secara fisik, ia boleh tiada, tapi buah pikirannya tak akan lekang dimakan jaman. Lennon bukan sekadar seniman. Ia pejuang kemanusiaan yang dengan gigih menyuarakan pesan-pesan perdamaian. Ia anti penindasan dalam segala bentuknya. Pesan yang disuarakan Lennon, tetap bakal bergaung di muka bumi ini, selama penindasan dan kekerasan masih terjadi di muka bumi ini.
Mungkin kalau Lennon masih ada, banyak perang dapat dicegah (ingat, kampanyenya konon adalah salah satu yang mengakhiri Perang Vietnam), lebih banyak aspirasi terucapkan, dan perdamaian tumbuh mengakar semakin kuat di bumi ini.... Aspirasi yang tidak sempurna ini saya tutup dengan lagu kebangsaan semua humanis dan semua pecinta damai di muka bumi ini.
=====================================
Imagine
Imagine there's no heaven,
It's easy if you try,
No hell below us,
Above us only sky,
Imagine all the people
living for today...
Imagine there's no countries,
It isnt hard to do,
Nothing to kill or die for,
No religion too,
Imagine all the people
living life in peace...
Imagine no possesions,
I wonder if you can,
No need for greed or hunger,
A brotherhood of man,
Imagine all the people
Sharing all the world...
You may say Im a dreamer,
but Im not the only one,
I hope some day you'll join us,
And the world will live as one.
====================================
Jika Anda juga seorang humanis yang merindukan perdamaian dunia, penghapusan diskriminasi, pembedaan, kekerasan, pelecehan wanita, dan segala perendahan manusia di dunia, kirimkan kembali aspirasi ini kepada teman-teman Anda.... dan tuliskan nama Anda sebagai seorang humanis yang mencintai bumi ini... "You may say, I'm a dreamer, but I'm not the only one, I hope someday you'll join us, and the world will live as one"
In Memoriam
John Winston Lennon (1940-1980)
======================================


PERWIRA RIMBA |9:39 PM
========================================================

Tuesday || BELIEVE IT OR NOT

~~~~~Good luck ^_____^


01. Tiga macam binatang di bawah ini,manakah yang paling kamu sukai??
(a) kucing
(b) burung
(c) anjing

02. Kamu paling suka warna apa?
(a) pink
(b) putih
(c) hitam

03. Berikan satu nama orang yang jenis kelaminnya sama denganmu!

04. Berikan satu nama orang yang jenis kelaminnya berbeda denganmu!

05. Kamu lebih suka gunung atau pantai?

06. Kamu lebih suka melihat matahari terbit atau matahari terbenam?

07. Dari 1 sampai 10, kamu paling suka angka berapa?

08. Kamu paling suka tumbuhan apa?
(a) mawar merah
(b) tumbuhan paku
(c)tumbuhan yang sudah layu/mati

09. Kamu paling suka musim apa?
(a) musim semi
(b) musim hujan
(c) musim panas

10. Make two wishes

==============================================================

OK!!~~~sekarang lihat hasilnya~~~~

01.(a) kucing : kamu paling cinta diri sendiri.
(b) burung : Kamu suka mendengarkan suaramu sendiri.
(c) anjing : Kamu melihat orang lain lebih penting daripada diri sendiri.

02.(a) pink : Kamu termasuk orang yang berhati lapang.
(b) putih : Kamu adalah orang yang hidup sesuai aturan.
(c) hitam : Kamu adalah orang yang hidup ditempat yang sepi.

03. Dia adalah bintang keberuntunganmu.

04. Kamu dan dia akan menjadi teman yang sangat sangat dekat.

05.(a) gunung : akan menikah pada umur yang muda.
(b) pantai : akan menikah pada umur yang agak tua sedikit.

06. matahari terbit : Kamu adalah orang yg seperti matahari terbit & kamu akan menyelesaikan banyak misi.
matahari terbenam : Kamu adalah orang yang romantis & kisah cinta yang indah sedang menghampirimu.

07. Nomor yang kamu pilih menandakan banyaknya kisah cinta yang kamu jalani sebelum kamu menemukan kekasih sejati dalam hidupmu.

08.(a) mawar merah : Kehidupanmu indah, walau kadang juga seperti duri yang membuat orang sangat bingung.
(b) tumbuhan paku : Kehidupanmu dapat dibaca, dan akan berjalan lancar dan aman.
(c) tumbuhan yang sudah layu/mati : Kehidupanmu seperti sebuah mata air yang mati.

09.(a) musim semi : Kamu adalah seseorang yang sangat romantis.
(b) musim dingin : Kamu adalah seseorang yang nekat untuk berbuat baik.
(c) musim panas : Kamu adalah seseorang yang terbuka terhadap apapun.

10. Apabila kamu mengirim surat ini pada:
(a) 1 orang, wish-mu yang pertama akan terkabul.
(b) 5 orang, kedua wish-mu akan terkabul.
(c) 10 orang atau lebih, wish-nya orang yang mengirimkan mail ini kepadamu pun akan terkabul.


PERWIRA RIMBA |4:05 PM
========================================================

Monday || HANYA SEBUAH.....

Sebuah LAGU mampu merangsang seketika

Sekuntum BUNGA bisa membangkitkan kita dari terus terlena

Sebatang POHON dapat berkembang menjadi hutan

Seekor BURUNG dapat memberitahu datangnya musim bunga

Sebuah SENYUM dapat memulai tali persahabatan

Sebuah SALAMAN dapat meingkatkan keeratan jiwa insan

Sebuah BINTANG dapat memandu kapal di laut lepas

Sebuah SUARA dapat mengubah sebuah Negara

Sebuah SINAR mampu menerangi sekitar

Sebuah LILIN mampu menghilangkan kegelapan

Sebuah TAWA akan menghilangkan kemuraman hati

Sebuah LANGKAH bisa memulai suatu perjalanan

Sebuah HARAPAN akan meningkatkan semangat

Sebuah SENTUHAN dapat menunjukkan kepedulian

Sebuah KEHIDUPAN dapat membuat suatu perbedaan

Sebuah IDE dapat mengubah dunia


PERWIRA RIMBA |10:32 PM
========================================================

Friday || ALL ABOUT LOVE

Air yang banyak tak dapat memadamkan cinta.
Sungai-sungai tak dapat menghanyutkannya

Sekalipun orang membeli segala harta benda untuk cinta, namun ia belum tentu mendapatkannya

Cinta datang seperti angin. Tak dapat dilihat, tak dapat dipegang, namun dapat dirasakan

Orang yang siap bercinta harus siap menderita.
Tetapi orang yang tak mau berkorban tidak pantas mendapatkannya

Cinta datang untuk menyatukan perbedaan dan bukan untuk memaksakan keinginan
.


PERWIRA RIMBA |10:18 PM
========================================================

Thursday || PEPATAH KEHIDUPAN

"Satu-satunya ujian mengenai kehidupan yang baik adalah:
Apakah seseorang itu dapat melakukan apa yang diinginkan?
Dan apakah banyak orang suka dia hidup?"

L. Ron Hubard


PERWIRA RIMBA |10:26 PM
========================================================

Wednesday || WISE WORD

"Kebanyakan orang sudah puas dengan kehidupan seperti sekumpulan hewan. Mereka sebenarnya tidak hidup sama sekali dalam arti kehidupan yang luas. Mereka sudah puas dengan bisa bernapas seperti biasa, makan, minum, serta melakukan kegiatan rutin untuk mengisi keperluan hidup. Siang dan malam sama saja hingga mereka menghembuskan napas yang terakhir."


Dr. Sydney Newton Bremer


PERWIRA RIMBA |10:21 PM
========================================================


:jeritan rimba raya:

Teringat puluhan tahun silam, Negeriku penuh dengan hutan rimba. Setiap jengkalnya ada rahmat Tuhan, ada kedamaian, ada kebahagiaan, untuk manusia dan untuk semua mahluk hidup yang ada di dalamnya.

Rimbaku adalah paru-paru dunia, berikan udara segar tanpa pernah minta dibayar. Berikan ribuan liter air bersih dengan rasa kasih. Berikan tanah subur, agar hidup kita jadi makmur. Berikan semua yang dia punya kepada kita manusia, tanpa pernah mengharap bintang balas jasa.

Namun beberapa waktu kemudian keadaan telah berubah. Disana-sini terjadi keserakahan. Ada orang-orang tidak bertanggung jawab ingin kuasai dunia dan menghalalkan segala macam cara. Hutan-hutan dibabat dan dibumihanguskan, hewan-hewan dibinasakan, diburu dan dipenjarakan.

Setiap detik, setiap menit, setiap detak jantung dan denyut nadiku, kudengar ribuan pohon dalam hutanku bertumbangan, menggelegar bagaikan suara petir, pecahkan gendang telingaku. Suara gergaji mesin nyanyikan nada-nada kepunahan, untuk bangsa-bangsa satwaku. Mereka berlari, mereka menjerit, mereka ketakutan. Namun kemana mereka akan pergi...?. Mungkinkah mereka bersembunyi dalam jurang kepunahan di sana...?

Lihat...! Coba kita lihat... Saksikan tanah-tanah tandus dan gersang itu. Itu dahulu adalah surga satwaku. Namun kini, surga itu terganti oleh kebun-kebun sawit yang kering kerontang. Tak ada sungai mengalir di sana. Pohon-pohon rindang di sana, telah lama jadi tunggul-tunggul arang yang hitam. Diam, dan tak akan pernah berbisik lagi.

:about me:


  • Name: Mulyadi Pasaribu
  • A.K.A.: Adi, Moel, MP3
  • Birth: Jakarta, Dec 3rd 1982
  • Religion: Christian
  • Hobbies: Attempting New Things
  • Personality: Friendly & Active
  • Affiliation: Youth Movement & Conservation
  • :contact:

  • Address 1: Jl. Karya Wisata Medan 20143, Sumatera Utara
  • Address 2: Jl. Medan Km. 6 No. 68 Pematang Siantar 21143, Sumatera Utara
  • Mobile: +62 81 533 737 533
  • Campus: Forestry Department - University of North Sumatra
  • e-mail: co_rimba@yahoo.com
  • mIRC: co-rimba
  • Friendster: Rimbawan Kecil
  • Milis: sylva_indonesia & id-inform
  • :latest activity:

    Volunteer for Sumatran Orangutan Society-Orangutan Information Centre (SOS-OIC) Medan, North Sumatra

    Ketua GMKI Komisariat Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara

    Koordinator Kelompok Kerja Informasi dan Komunikasi Tim Riset Partisipatif GMKI Cabang Medan

    Koordinator Sylva Indonesia Forum Regional I Aceh-Sumut

    :blooming:

    :past:

    :links 2 me:

    [X] Friendster Profile
    [X] Friendster Blogs
    [X] GuestBook
    [X] Forums

    :links:

    [X] Youth Christian
    [X] Environment
    [X] Orangutan
    [X] Sylva Indonesia

    Youth in Action

    Solidaritas untuk anak Indonesia

    Support Green Peace





    :tagboard:

    :credits:

    Powered by Blogger

    [X] Blogger
    [X] BlogSkins
    [X] Clone

    Listed on BlogShares

    :others:

     

    ASAH OTAK

     

    Topik :

     

    Nama

    Taman Nasional

    di Indonesia