:Rimba Raya:

Sunday || PERANG DINGIN ANTAR SESAMA ANAK TUHAN (DI FP-USU)

Intro :

Kemah adalah seorang mahasiwa Kristen FP-USU yang tekun beribadah. Walaupun disibukkan dengan urusan perkuliahan dan lab (praktikum), namun Kemah tidak pernah lupa untuk meluangkan waktunya bagi Tuhan. Hampir setiap ada kesempatan, Kemah selalu mengikuti kegiatan kerohanian yang ada di kampusnya. Kemah lahir dan dibesarkan didalam kampus USU, atau dengan kata lain kemah adalah "PS" (Pemuda Setempat) di lingkungan kampusnya. Kemah cukup selektif dalam memilih teman untuk bergaul dengannya. Namun entah mengapa, Kemah tidak terlalu suka bergaul dengan temannya yang bernama Gema. Menurut Kemah, Gema tergolong orang yang terlalu radikal dalam berpikir dan bertindak.
---
Gema juga seorang mahasiswa Kristen FP-USU yang tidak terlalu tekun beribadah di dalam kampus. Dalam kesehariannya, Gema lebih suka untuk berdiskusi dengan teman-temannya yang lain. Berbeda dengan Kemah, Gema lebih tertarik dengan isu-isu sosial-politik kemanusiaan yang sedang terjadi di lingkungan bangsa dan negaranya. Hal ini menurut Gema lebih menarik untuk dilakukan di dalam kesehariannya sebagai seorang agent of change. Gema merupakan anak kost dan pendatang di kampus USU. Sebagai anak kost, Gema lebih terbuka untuk bergaul dengan siapa saja. Namun entah mengapa juga, Gema tidak terlalu suka bergaul dengan temannya yang bernama Kemah. Menurut Gema, Kemah terlalu introvert dan membatasi diri dalam pergaulannya di kampus.
---
Jika rekan-rekan mampu melihat relitas dari perbedaan "gaya hidup" antara dua orang anak Tuhan di atas, maka pasti rekan-rekan tahu secara pasti siapa itu Kemah dan siapa itu Gema.
Maksud penulis membuat tulisan ini tidak lain adalah, untuk mengetuk pintu hati seorang Kemah dan seorang Gema agar saling terbuka untuk melakukan diskusi, supaya es yang membeku dapat segera dicairkan.
Kemah memiliki ajaran Kristen yang sama dengan Gema. Hanya saja yang membedakannya adalah metode keduanya untuk mengaplikasikan ajaran kasih yang diperolehnya dari Alkitab dan Tuhan yang sama, yaitu Jesus Christ. Tujuan hidup Kemah juga sama dengan tujuan hidup Gema, yaitu menjadi Garam dan Terang bagi lingkungan sekitarnya, serta menjadi seorang Mahasiswa Kristen yang kelak akan menjadi Sarjana yang berpendidikan dan takut akan Tuhan.
Percayalah bahwa Kemah dan Gema adalah sama-sama laskar Kristus di dunia ini. Keduanya sama-sama terpanggil dan belum tentu terpilih. Ingatlah bahwa tidak ada manusia yang sempurna dan tidak berdosa di muka bumi ini. Untuk mencoba menjadi seorang manusia yang terpilih, maka sifat positif dari Kemah dan Gema harus dipersatukan. Tidak bisa tidak, porsi beribadah dan bersosial harus berimbang.
Jika rekan-rekan mau memperhatikan kehidupan Kemah-kemah dan Gema-gema lainnya di luar kampus FP-USU, maka seharusnya Kemah dan Gema yang ada di FP-USU malu dan iri kepada mereka. Mereka bisa saling mendukung dalam pelayanan dan mereka juga bisa saling bersatu dalam memperjuangkan hak dan kewajiban mahasiswa Kristen (secara general) di dalam kampusnya. Sudah saatnya kita bersatu dalam kasih persaudaraan sejati Oikumene.
Mudah-mudahan Kemah dan Gema berpikiran positif dalam membaca dan memaknai tulisan ini. Karena pada dasarnya tulisan ini adalah bentuk kekecewaan banyak orang yang prihatin terhadap keadaan orang-orang yang tergabung dalam komunitas mahasiswa Kristen yang ada di Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara yang ("sadar atau tidak sadar, sengaja atau tidak sengaja") saling menjatuhkan satu sama lain.

Penulis mencoba melihat secara objektif berdasarkan pengalamannya yang pernah mengikuti kedua komunitas Kristen yang ada di FP-USU.


PERWIRA RIMBA |9:50 PM
========================================================


:jeritan rimba raya:

Teringat puluhan tahun silam, Negeriku penuh dengan hutan rimba. Setiap jengkalnya ada rahmat Tuhan, ada kedamaian, ada kebahagiaan, untuk manusia dan untuk semua mahluk hidup yang ada di dalamnya.

Rimbaku adalah paru-paru dunia, berikan udara segar tanpa pernah minta dibayar. Berikan ribuan liter air bersih dengan rasa kasih. Berikan tanah subur, agar hidup kita jadi makmur. Berikan semua yang dia punya kepada kita manusia, tanpa pernah mengharap bintang balas jasa.

Namun beberapa waktu kemudian keadaan telah berubah. Disana-sini terjadi keserakahan. Ada orang-orang tidak bertanggung jawab ingin kuasai dunia dan menghalalkan segala macam cara. Hutan-hutan dibabat dan dibumihanguskan, hewan-hewan dibinasakan, diburu dan dipenjarakan.

Setiap detik, setiap menit, setiap detak jantung dan denyut nadiku, kudengar ribuan pohon dalam hutanku bertumbangan, menggelegar bagaikan suara petir, pecahkan gendang telingaku. Suara gergaji mesin nyanyikan nada-nada kepunahan, untuk bangsa-bangsa satwaku. Mereka berlari, mereka menjerit, mereka ketakutan. Namun kemana mereka akan pergi...?. Mungkinkah mereka bersembunyi dalam jurang kepunahan di sana...?

Lihat...! Coba kita lihat... Saksikan tanah-tanah tandus dan gersang itu. Itu dahulu adalah surga satwaku. Namun kini, surga itu terganti oleh kebun-kebun sawit yang kering kerontang. Tak ada sungai mengalir di sana. Pohon-pohon rindang di sana, telah lama jadi tunggul-tunggul arang yang hitam. Diam, dan tak akan pernah berbisik lagi.

:about me:


  • Name: Mulyadi Pasaribu
  • A.K.A.: Adi, Moel, MP3
  • Birth: Jakarta, Dec 3rd 1982
  • Religion: Christian
  • Hobbies: Attempting New Things
  • Personality: Friendly & Active
  • Affiliation: Youth Movement & Conservation
  • :contact:

  • Address 1: Jl. Karya Wisata Medan 20143, Sumatera Utara
  • Address 2: Jl. Medan Km. 6 No. 68 Pematang Siantar 21143, Sumatera Utara
  • Mobile: +62 81 533 737 533
  • Campus: Forestry Department - University of North Sumatra
  • e-mail: co_rimba@yahoo.com
  • mIRC: co-rimba
  • Friendster: Rimbawan Kecil
  • Milis: sylva_indonesia & id-inform
  • :latest activity:

    Volunteer for Sumatran Orangutan Society-Orangutan Information Centre (SOS-OIC) Medan, North Sumatra

    Ketua GMKI Komisariat Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara

    Koordinator Kelompok Kerja Informasi dan Komunikasi Tim Riset Partisipatif GMKI Cabang Medan

    Koordinator Sylva Indonesia Forum Regional I Aceh-Sumut

    :blooming:

    :past:

    :links 2 me:

    [X] Friendster Profile
    [X] Friendster Blogs
    [X] GuestBook
    [X] Forums

    :links:

    [X] Youth Christian
    [X] Environment
    [X] Orangutan
    [X] Sylva Indonesia

    Youth in Action

    Solidaritas untuk anak Indonesia

    Support Green Peace





    :tagboard:

    :credits:

    Powered by Blogger

    [X] Blogger
    [X] BlogSkins
    [X] Clone

    Listed on BlogShares

    :others:

     

    ASAH OTAK

     

    Topik :

     

    Nama

    Taman Nasional

    di Indonesia